Cara Backup Data Mudah dan Praktis Mencegah File Hilang


Di era digital sekarang ini, mengetahui cara backup data sebagai langkah antisipasi kehilangan file memang sudah menjadi suatu hal wajib. Apalagi hidup di zaman modern, di mana berbagai dokumen pekerjaan atau tugas umumnya disimpan dalam bentuk file digital yang rawan hilang atau rusak.

Bagi penggiat bisnis, kehilangan data penting bisa menjadi sebuah hal fatal. Pasalnya, tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi juga berperan meningkatkan potensi peretasan data penting, dan lebih parahnya apabila file dirusak oleh oknum tertentu untuk tujuan yang negatif.


Kenapa 
File di PC Bisa Hilang?

Secara umum, ada beberapa penyebab file di komputer hilang, di antaranya sebagai berikut:

  • Human error
  • Serangan virus atau malware
  • Kerusakan hardware
  • Terhapus permanen secara sengaja atau tidak disengaja
  • Kehilangan perangkat
  • Masalah firmware


7 Cara Backup Data
 di PC untuk Mengamankan File Penting

  1. Menggunakan Hard Drive Eksternal
  2. Hard drive eksternal hanya bisa dihubungkan di satu device pada satu waktu tertentu. Jadi, kemungkinan untuk terkena hack sangat minim. Saat ini, Anda bisa menemukan berbagai tipe hard drive wireless yang lebih praktis di toko aksesoris komputer dan laptop.

    Bukan hanya mudah digunakan, hard drive eksternal akan menjadwalkan backup update otomatis, sehingga pengguna tidak perlu repot harus melakukan pemeriksaan berkala.


  3. Copy File ke External Storage
  4. Selain hard drive, Anda juga bisa menyimpan file penting di penyimpanan eksternal lain, seperti SD cardflash disk, dsb. Meskipun cukup merepotkan, apalagi kalau ukuran file-nya cukup besar. Akan tetapi, jangan lupa bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati.

    Dengan kata lain, mengambil langkah pencegahan kehilangan data sangat worth to do. Sebab kalau sudah terlanjur hilang, maka urusannya bisa tambah runyam. Apalagi, kalau file tersebut masih relevan digunakan untuk beberapa tahun ke depan.


  5. Copy File ke Beberapa Partisi
  6. Apabila memiliki data penting, sebaiknya jangan hanya disimpan di satu tempat saja. Anda bisa menyalin file tersebut dan kemudian paste ke partisi lain, seperti Local Disk CLocal Disk D, dst. Kalau perlu, copy juga ke perangkat desktop lain supaya lebih aman.

    Dengan begitu, jika terjadi masalah teknis, seperti tempat penyimpanan pertama rusak, maka Anda tidak perlu panik karena masih ada salinan file di tempat lain. Jadi, tidak harus menghabiskan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mengerjakan ulang.


  7. Memanfaatkan Cloud Storage
  8. Dilansir dari Livewire, layanan Cloud storage diklaim mampu menjaga data menggunakan enkripsi yang susah ditembus sehingga sangat recommended untuk digunakan. Selain itu, Cloud juga menawarkan opsi storage gratis yang dapat digunakan oleh pengguna.

    Akan tetapi, jika membutuhkan space lebih besar, maka bisa langsung beli kapasitas storage karena harganya sangat terjangkau. Menariknya, data yang tersimpan di Cloud dapat diakses dari perangkat apa saja, dan dari mana saja, yang penting terhubung dengan internet.

    Beberapa cloud storage terbaik yang bisa dijadikan referensi antara lain adalah:

    • iCloud

    • Google Drive

    • Onedrive

    • Dropbox

  9. Salin File ke CD/DVD
  10. Meskipun terdengar jadul, namun menyimpan file penting ke CD atau DVD lebih aman dari virus. Jadi, Anda tidak perlu khawatir akan kehilangan data karena terserang virus. Selain harga kepingan CD/DVD sangat murah, cara penyalinan file juga sangat mudah.

     

  11. Time Machine
  12. Bagi pengguna perangkat dengan sistem operasi iOS, maka backup data dapat dilakukan melalui Time Machine (device yang berfungsi mencadangkan file ke hard drive eksternal secara otomatis. Time Machine bisa Anda dapatkan di Apple Store.

    Salah satu keunggulan dari Time Machine adalah karena mampu melakukan back up otomatis dan menciptakan cadangan setelah jangka waktu 24 jam dari penggunaan device.


  13. Network Attached Storage
  14. Menurut WeLiveSecurity, pihak perusahaan besar selalu mencadangkan data ke sistem penyimpanan yang dipasang pada jaringan atau network attached storage. Dengan network attached storage, pengguna PC dapat menyimpan file di lebih dari satu sumber.

    Selain itu, harga yang ditawarkan juga cukup bersahabat. Bagi perusahaan, memiliki sistem penyimpanan data nirkabel khusus merupakan pilihan paling aman. Terlebih lagi, kalau perangkat tersebut kompatibel dengan gadget, seperti smartphone dan tablet.

Panduan Mudah Backup Data di Hard Drive Eksternal

Di bawah ini adalah cara backup data dari PC ke hard drive yang bisa dijadikan referensi:

  • Hubungkan hard drive eksternal pada perangkat PC
  • Klik ikon Start
  • Pilih opsi Settings
  • Wizard Settings akan ditampilkan, klik Update & Security
  • Klik tab pada menu “Backup”
  • Pilih bagian “Backup using File History” di ikon Add a drive” untuk melihat perangkat yang terhubung
  • Klik nama device, misalnya Local Disk (D:)
  • Kembali pada menu Backup
  • Pilih More Options
  • Di jendela Backup Options pengguna bisa melihat list folder yang ingin di-backup ke perangkat
  • Klik Add a folder untuk menambahkan folder lain
  • Pilih Back up now untuk memulai proses backup data dari PC ke hard drive

Selamat Mencoba...

Komentar